Jakarta, 8 Oktober 2026 – Institut As-Syifa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas jejaring kerja sama internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Rektor Institut As-Syifa, Dr. Sofyan Puji Pranata, dalam pertemuan bersama Chief Executive Officer (CEO) Iqra Arabia, Syekh Abdullah Ali Bawazir, yang diselenggarakan atas inisiatif Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI), bertempat di Plaza Aminta, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH. Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MPDI, serta sejumlah pimpinan pondok pesantren yang tergabung dalam jaringan MPDI.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum MPDI, KH. Ayi Abdul Rosyid, Lc., M.Ag., kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program Iqra Arabia dan sesi diskusi mengenai peluang pengembangan pendidikan bahasa Arab di lingkungan pesantren maupun perguruan tinggi Islam.
Iqra Arabia merupakan inisiatif pengembangan pembelajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab yang berafiliasi dengan Universitas Umm Al-Qura (جامعة أم القرى) di Makkah, Arab Saudi.

Keterkaitan dengan Universitas Umm Al-Qura menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan program Iqra Arabia, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran bahasa Arab yang sistematis, terstruktur, dan berorientasi pada penguasaan kompetensi kebahasaan.
Dalam pemaparannya, Syekh Abdullah Ali Bawazir menjelaskan visi Iqra Arabia untuk memperluas penggunaan bahasa Arab di tingkat global melalui pengembangan jejaring pendidikan dan program pembelajaran yang dapat diakses oleh masyarakat internasional.
Berbagai program yang diperkenalkan meliputi penguatan dasar-dasar bahasa Arab (ta’sis lughawi), pembelajaran intensif di Arab Saudi, program imersi bahasa (inghimas lughawi), pengukuran kompetensi bahasa Arab, sertifikasi bagi pelajar dan santri, serta pelatihan dan sertifikasi pengajar bahasa Arab.
Iqra Arabia juga memperkenalkan pendekatan pembelajaran bahasa Arab yang terintegrasi dan berjenjang, mulai dari pembentukan fondasi kebahasaan, peningkatan kemampuan yang terukur, pengalaman praktik bahasa secara langsung, hingga penguatan kompetensi akademik dan profesional.
Salah satu program yang menarik perhatian peserta adalah kesempatan mengikuti pembelajaran bahasa Arab secara intensif di Makkah, sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman belajar sekaligus mempraktikkan bahasa Arab dalam lingkungan penutur aslinya.
Institut As-Syifa Jajaki Peluang Pengembangan Kompetensi Bahasa Arab
Bagi Institut As-Syifa, pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan kompetensi bahasa Arab bagi mahasiswa maupun dosen.
Peluang tersebut dinilai sangat relevan dengan keberadaan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) serta Lembaga Bahasa dan Al-Qur’an (LBQ) di lingkungan Institut As-Syifa.
Melalui forum diskusi, sejumlah peluang pengembangan menjadi perhatian, di antaranya penerapan sistem pembelajaran bahasa Arab yang terstandar, peningkatan kompetensi dan sertifikasi pengajar, pengukuran kemampuan bahasa Arab mahasiswa, serta kesempatan mengikuti program imersi bahasa di Arab Saudi.
Selain itu, Institut As-Syifa juga melihat peluang pengembangan pusat pembelajaran bahasa Arab melalui skema kemitraan kelembagaan, yang dapat mendukung penguatan layanan pendidikan bahasa Arab bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Bagi mahasiswa Program Studi PBA, peluang tersebut diharapkan dapat membuka akses terhadap pengalaman pembelajaran internasional, penguatan keterampilan komunikasi bahasa Arab, serta pengembangan kompetensi profesional sebagai calon pendidik bahasa Arab.
[08/10/2026 14:57] Agus Supriatna: Sementara bagi dosen, kolaborasi yang dijajaki berpotensi mendukung peningkatan kapasitas pengajaran, pengembangan metodologi pembelajaran, dan penguatan kompetensi kebahasaan sesuai kebutuhan pendidikan tinggi.
Memperluas Jejaring Global dan Meningkatkan Daya Saing Lulusan
Keikutsertaan pimpinan Institut As-Syifa dalam forum yang difasilitasi MPDI ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk memperluas akses terhadap jejaring pendidikan internasional, khususnya dengan lembaga-lembaga yang memiliki perhatian terhadap pengembangan bahasa Arab dan studi Islam.
Bahasa Arab memiliki kedudukan strategis dalam pendidikan tinggi Islam. Selain menjadi bahasa Al-Qur’an dan sumber utama khazanah keilmuan Islam, bahasa Arab juga berperan penting dalam komunikasi akademik, pengembangan keilmuan, serta penguatan kerja sama internasional.
Melalui pengembangan Program Studi PBA dan optimalisasi peran LBQ, Institut As-Syifa berupaya membangun ekosistem pembelajaran bahasa Arab yang semakin berkualitas, aplikatif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi yang terukur.
Pertemuan dengan Iqra Arabia ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbukanya peluang kerja sama yang lebih konkret dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen, serta penguatan program bahasa Arab berbasis standar internasional.
Dengan memperkuat mutu akademik dan memperluas jejaring kemitraan global, Institut As-Syifa terus berupaya mempersiapkan lulusan yang unggul, berkarakter Islami, kompeten, dan mampu berkontribusi dalam dunia pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.


