Bandung, 11 Oktober 2026 — Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Institut As-Syifa mengirimkan dua delegasi mahasiswa, Najwa Nur Qonita dan Reva Adla, dalam kegiatan Musyawarah Daerah (Musyda) Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) XXVIII Bandung Raya yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 10–11 Oktober 2026, di Universitas Islam Bandung (UNISBA), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat.
Keikutsertaan LDK Institut As-Syifa dalam forum tersebut menjadi perhatian tersendiri karena merupakan satu-satunya perwakilan lembaga dakwah kampus dari perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Subang. Kehadiran ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Institut As-Syifa untuk memperluas jejaring, membangun komunikasi antarlembaga dakwah kampus, serta berpartisipasi dalam pengembangan gerakan dakwah di tingkat regional.
Musyda FSLDK XXVIII Bandung Raya merupakan forum musyawarah antarlembaga dakwah kampus yang bertujuan membahas agenda organisasi, merumuskan program kerja, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarkampus dalam menjalankan aktivitas dakwah di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi dari 15 lembaga dakwah kampus di wilayah Bandung Raya serta sejumlah tokoh undangan. Rangkaian kegiatan meliputi sidang pleno, pembahasan program kerja, dan pemilihan tuan rumah untuk pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) berikutnya.
Melalui forum musyawarah tersebut, para peserta memperoleh ruang untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, dan membahas arah gerak organisasi ke depan. Salah satu isu yang turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah penyampaian aspirasi dan dukungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Keluarga dari Orientasi Perilaku Seksual Menyimpang (OPSM) di Jawa Barat.
Partisipasi LDK Institut As-Syifa dalam Musyda ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran mahasiswa dalam organisasi dakwah kampus, sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga dakwah di tingkat regional. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan wawasan keorganisasian, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, dan memperluas kontribusi dalam kegiatan dakwah di lingkungan perguruan tinggi.
Keikutsertaan Najwa Nur Qonita dan Reva Adla juga menjadi langkah untuk memperkenalkan eksistensi LDK Institut As-Syifa dalam jejaring dakwah kampus yang lebih luas. Dengan terbangunnya komunikasi dan sinergi antarlembaga, diharapkan lahir berbagai program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta mendukung penguatan dakwah kampus yang kolaboratif dan berkelanjutan.


